Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ibu

Meneran Beneran

Beberapa jam setelah posting meneran 2, Ibu akhirnya meneran beneran loh merasakan sensasi gelombang cinta yang datang menanti hadirnya dambaan hati yang di nanti nanti. Merasakan gelombang cinta yang intens di hari Minggu kurang lebih jam 1 siang, saat makan sop konro di daerah Perak wkwkkk, kalau diinget2 jauh banget kalau makan sekitar 20 km dari rumah setelah itu masih tetep pulang ke Rumah dan merasakan gelombang yang makin intens. Beberapa menit setelahnya memutuskan untuk berangkat ke Rumah Bidan Wina setelah telp dan konsultasi tentang kontraksinya, dan diputuskan untuk berangkat ke Sidoarjo, dengan jarak kurang lebih 48 km dari rumah.

Meneran 2

Selamat Pagi Dunia... Masih bisa duduk dan mengetik di depan laptop Masih bisa tidur walau memang sudah tak senyenyak saat sebelum TM 3 Alhamdulillah, lanjut lagi dengan bahasan meneran yang semalam terputus karena gelombang asmara nya si dia. Beberapa posisi bersalin yang saya baca 1.       Posisi Berbaring ( lithotomy )  Posisi yang paling umum dan sering digunakan oleh provider/penolong persalinan karena posisi ini memudahkan provider untuk melakukan tindakan medis namun posisi ini terkesan pasif untuk ibu bersalin karena biasanya ibu akan sulit mengejan atau meneran dan mempertinggi resiko adanya robekan pada perineum karena meningkatkan tekanan pada perineum.  Dalam posisi ini pembukaan panggul kurang maksimal dan tekanan pada tulang ekor juga sangat banyak. Posisi ini juga menghambat aliran darah ke rahim sehingga meningkatkan resiko penurunan detak jantung janin yang membuat provider akan lebih membatasi gerak ibu untuk memonitor ja...

Meneran

Meneran dalam kamus besar bahasa Indonesia memiliki arti menahan napas dan menekan seperti orang akan melahirkan; merejan. Poster Posisi Meneran  Meneran/mengejan pada proses persalinan sebenarnya membutuhkan banyak ilmu dan latihan dalam persiapan nya, selain mental tentunya. Dari beberapa posisi yang ada dalam poster yang di tempel di Praktek Mandiri Bidan yang menolong persalinan sepupu saya minggu lalu, masih saja Lithotomy/berbaring/terlentang menjadi pilihan utama nakes/penolong persalinan, sedang banyak sekali pilihan yang disediakan bahkan di informasikan di kamar bersalin pribadi yang dimiliki. Bidan/dokter penolong persalinan hendaknya membebaskan ibu untuk memilih posisi meneran ternyaman menurut ibu yang akan melahirkan, sehingga akan meningkatkan hormon oksitosin juga yang sangat membantu kemajuan dalam proses persalinannya, juga mengurangi trauma yang nantinya muncul pasca melahirkan. Kenapa penolong persalinan sering memilihkan posisi Lithotomy ...

catatan Bumil

Sejak awal setelah mengetahui saya hamil lagi untuk ke 4 kalinya senang nya bukan kepalang, karena walau ini kehamilan yang ke empat tapi tetap saja  kehamilan selalu jadi sesuatu yang sangat membahagiakan bagi keluarga kecil kami ini. Dulu kehamilan pertama dinanti nanti beberapa tahun setelah pernikahan dan sekarang Alhamdulillah Allah kasih kami Amanat lagi, yang berkembang dalam rahim ini. Minggu berganti minggu dalam kondisi kehamilan yang nano nano dengan tugas tugas lainnya menanti, tugas di komunitas dan tugas merawat 2 anak yang telah dahulu lahir (iya masih 2 karena kehamilan pertama saya mengalami abortus spontan). Kecemasan mulai muncul saat mengingat persalinan persalinan sebelumya, dengan kondisi anak anak yang gawat darurat “afeksia” tak menangis tak bernafas hinggal 10 menit kehidupannya di dunia dan lain sebagainya. Sejak saat itu saya mulai lagi membaca “gentle birth” yang selama ini saya idam idam kan, mulai dari persiapan dan semua hal tentang metode it...