Langsung ke konten utama

catatan Bumil

Sejak awal setelah mengetahui saya hamil lagi untuk ke 4 kalinya senang nya bukan kepalang, karena walau ini kehamilan yang ke empat tapi tetap saja kehamilan selalu jadi sesuatu yang sangat membahagiakan bagi keluarga kecil kami ini. Dulu kehamilan pertama dinanti nanti beberapa tahun setelah pernikahan dan sekarang Alhamdulillah Allah kasih kami Amanat lagi, yang berkembang dalam rahim ini.

Minggu berganti minggu dalam kondisi kehamilan yang nano nano dengan tugas tugas lainnya menanti, tugas di komunitas dan tugas merawat 2 anak yang telah dahulu lahir (iya masih 2 karena kehamilan pertama saya mengalami abortus spontan). Kecemasan mulai muncul saat mengingat persalinan persalinan sebelumya, dengan kondisi anak anak yang gawat darurat “afeksia” tak menangis tak bernafas hinggal 10 menit kehidupannya di dunia dan lain sebagainya.

Sejak saat itu saya mulai lagi membaca “gentle birth” yang selama ini saya idam idam kan, mulai dari persiapan dan semua hal tentang metode itu. Sejak usia kehamilan kurang lebih 6 minggu saya mulai mengghubungi beberapa praktisi gentle birth dan hypnobirthing, mengikuti kelas online yang diadakan bidan kita, mengikuti kelas offline wonderfull hypnobirthing dan kelas kelas lainnya, demi persalinan yang lancar aman menyenangkan dan pengalaman persalinan yang lebih “gentle” dari persalinan persalinan sebelumnya.



.... bersambung...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilarang Mengeluh....

Kenapa koq belum punya debay? Sama dengan ditanya Kenapa belum mati? Hehee kata kata yang sering saya ucapkan kalo ditanya seperti itu.... "Ndang gawekno anak to om imam iku ben seneng" Udah kayak kue aja ya di buat... Beli bahan, di olah dan jadi kue... Tapi sebenarnya jawaban saya adalah.... "Ben gusti Allah sing ngatur sak kabeh ane urip, menungso gur iso ndungo lang pasrah" Stop... Pasrah itu bukannya tak berbuat apa apa tapi berbuat sekuat tenaga dan terus berusaha, berdoa tanpa lelah, tetapi selalu mengingat kuasaNya bahwa kita harus menerima segala sesuatu yang diinginkanNya maka kita harus terima. Lanjuut... Masih mau protes??? Kenapa belum punya debay? Si A : yang amburadul hidupnya bisa hamil? Gak jelas kehidupannya, tak jelas pekerjaannya, tak ada ikatan pernikahan, Tapi kenapa dia bisa hamil? Ya karena ada yang memasukkan sperma... Allah memberikan nyawa pada jabang bayi, mempercayakan dia kepada sang bunda, dan... All...

Pilar Gemar Rapi Bag. 2 - End

Tak terasa pekan demi pekan sudah terlewati dan materi demi materi tentang gemar rapi juga terus berjalan. Pekan ini jadwal bahasanya melanjutkan tentang 4 Pilar bagian kedua dalam gemar rapi yaitu 5.     Menyesuaikan kondisi individu (personalized) Suami saya saat bersih bersih cenderung membuang segalanya yang “dianggap” tidak diperlukan, namun setelah seringnya kita berkomunikasi dia akan meminta izin terlebih dahulu sebelum membuang segala sesuatu yang bukan miliknya, dan memilah mana barang yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain mana yang bisa diberikan kepada tukang kebersihan juga mana barang yang tidak bisa dimanfaatkan oleh siapapun. Rupanya hal ini cocok dengan pilar ke 5 dalam gemar rapi yaitu individu atau personalized . Pilar ke lima ini bisa kami sepakati dengan baik bersama kedua belah pihak. 6.     RASA (Hygge) sebagai prinsip (principles) RASA adalah prinsip metode gemar rapi yang berupa singkatan dari ·    ...