Langsung ke konten utama

Jirowes 💕 Aquaman

Kemaren sore berkesempatan nonton Aquaman (bangga banget padahal mah happening nya udah menurun kali) . Yah kan harapan tak harus sesuai dengan kenyataan, karena yang nyata itu sering tak sesuai harapan, idih ngomong apaan sih.
Gpp lah ya namanya lagi usaha ngobrol sama yang lagi baca postingan ini semoga gak langsung skip dan tetap lanjut baca, siapa tau bisa jadi bahan "aha" momen buat temen temen. Terus apa hubungannya coba Film Aquaman dan Jirowes a.k.a Zerowaste atau lebih suka saya sebut sengan minimwaste lah ya. Yup film yang menceritakan tentang kerajaan Atlantis ini mengisahkan bahwa semua kerajaan kerajaan dilaut sudah capek pegel dan pengen cubit penghuni daratan yang suka banget mencemari lautan, limbah rumah tangga (got) salurannya juga berujung di laut, limbah pabrik, belum lagi sampah sampah yang berakhir di laut. Dan King Orm ngirim sinyal peringatan ke penghuni bumi, dengan "memuntahkan" sampah bahkan kapal selam yang ada dilautan.
Koq bisa sampah ku dilaut ? Aku sudah membuang sampah pada tempat sampah loh, well sekarang membuang sampah pada tempatnya saja itu gak cukup temans, butuh kesadaran diri untung mengurangi sampah yang kita hasilkan,  mengolah sampah yang kita hasilkan, dan memakai kembali barang barang yang masih bisa digunakan. 
Bisa jadi sampah yang kita buang di tempat sampah yang berakhir di TPA longsor, atau terbawa angin atau lebih buruk lagi terkena hujan dan tergiring sampai kelaut. Karena sistem pengelolahan sampah yang ada di negara ini belum cukup untuk mengolah sampah seluruh penduduk jika kita tidak mengolahnya juga dari rumah. Ini memang bukan hal yang mudah untuk terapkan tapi bukan berarti tak bisa diterapkan. Yang susah itu menjaga niat dan konsistensi kita demi anak cucu dan mereka yang masih berhak hidup di bumi ini, merasakan air yang sama bersihnya dengan nenek nenek kita atau minimal sama dengan yang kita rasakan. Karena tidak ada tempat lain untuk kita tinggali kecuali di bumi.
So... mari kita lebih menyayangi bumi demi generasi peneruskita. Cari info sebanyak mungkin dengan jari, telinga, mulut dan mata temans semua. Gunakan seluruh indra untuk menggali info dan sentuhlah nurani kita. Kalau bukan kita siapa lagi. Mulai dari yang terkecil dan mulai dari diri sendiri.

Source: By National Geograpic

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilarang Mengeluh....

Kenapa koq belum punya debay? Sama dengan ditanya Kenapa belum mati? Hehee kata kata yang sering saya ucapkan kalo ditanya seperti itu.... "Ndang gawekno anak to om imam iku ben seneng" Udah kayak kue aja ya di buat... Beli bahan, di olah dan jadi kue... Tapi sebenarnya jawaban saya adalah.... "Ben gusti Allah sing ngatur sak kabeh ane urip, menungso gur iso ndungo lang pasrah" Stop... Pasrah itu bukannya tak berbuat apa apa tapi berbuat sekuat tenaga dan terus berusaha, berdoa tanpa lelah, tetapi selalu mengingat kuasaNya bahwa kita harus menerima segala sesuatu yang diinginkanNya maka kita harus terima. Lanjuut... Masih mau protes??? Kenapa belum punya debay? Si A : yang amburadul hidupnya bisa hamil? Gak jelas kehidupannya, tak jelas pekerjaannya, tak ada ikatan pernikahan, Tapi kenapa dia bisa hamil? Ya karena ada yang memasukkan sperma... Allah memberikan nyawa pada jabang bayi, mempercayakan dia kepada sang bunda, dan... All...

Pilar Gemar Rapi Bag. 2 - End

Tak terasa pekan demi pekan sudah terlewati dan materi demi materi tentang gemar rapi juga terus berjalan. Pekan ini jadwal bahasanya melanjutkan tentang 4 Pilar bagian kedua dalam gemar rapi yaitu 5.     Menyesuaikan kondisi individu (personalized) Suami saya saat bersih bersih cenderung membuang segalanya yang “dianggap” tidak diperlukan, namun setelah seringnya kita berkomunikasi dia akan meminta izin terlebih dahulu sebelum membuang segala sesuatu yang bukan miliknya, dan memilah mana barang yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain mana yang bisa diberikan kepada tukang kebersihan juga mana barang yang tidak bisa dimanfaatkan oleh siapapun. Rupanya hal ini cocok dengan pilar ke 5 dalam gemar rapi yaitu individu atau personalized . Pilar ke lima ini bisa kami sepakati dengan baik bersama kedua belah pihak. 6.     RASA (Hygge) sebagai prinsip (principles) RASA adalah prinsip metode gemar rapi yang berupa singkatan dari ·    ...