Langsung ke konten utama

Rumah Baru yang Gak Baru Baru Amat

2002 ibu membelikan rumah kakak kedua ku...
Di area Kostrad Singosari
2013 si Mbak ku itu baru menempati rumah itu
16 Juni kemaren

Saat dulu aku kerja di Malang, rumah itu saya tempati kurleb 3 th
Masih belum ada tetangga... depan kosong dan samping kiru juga kosong...

Belum banyak pedagang keliling...

Dan sekarang.... fuih hampir tiap setengah jam ada aja orang jualan keliling... dan tetangga makin banyak, itulah alasan si Mbak mau menempati rumahnya...
Karena dia itu kan...
Penakut hehehe...
Ingat dulu pas masih kuliah sering disuruh menemani dia jaga malam di RS karena dia takut...

Terselip kecewa sih karena saya gak bisa bantu banyak, ditengah acara saya pulang... menunggu jemputan bus 2 jam lebih...
Tapi...
Terbiasa kerja banyak 2 di rumah ibu terus kerja lumayan banyak di perumahan mungil itu sesuatu... hahhahha
Dapur ibu itu seluas teras sampe dapur perumahan....
Barang2 nya super lengkap, mata kompornya ada 13 pcs, dan ada 2 kompor yang super besar, 1 oven gas gedhe... hehehe
Secara ibu kan kulinerwoman

Trenteng.,,
Langsung mbayangin, besok rumahku yang lebih imut dari rumah mbak ku ini piye ya...
Dan tarra...
Langsung mikir tentang manajemen semua nya...
Dan mikir bareng ibu yang sering gak sejalan tapi InsyaAllah lebih maknyus pengalaman nya dibanding Bakul Kue Rumahan yang belum genap setahun ini.

Sekarang sudah di gresik lagi
Hujan lagi....
Tiduran lagi dirumah ibu kos...
Sambil nulis Blog

Itu foto rumah mbak ku
Yang kedua suamiku tersayang plus anak kedua mbak ku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilarang Mengeluh....

Kenapa koq belum punya debay? Sama dengan ditanya Kenapa belum mati? Hehee kata kata yang sering saya ucapkan kalo ditanya seperti itu.... "Ndang gawekno anak to om imam iku ben seneng" Udah kayak kue aja ya di buat... Beli bahan, di olah dan jadi kue... Tapi sebenarnya jawaban saya adalah.... "Ben gusti Allah sing ngatur sak kabeh ane urip, menungso gur iso ndungo lang pasrah" Stop... Pasrah itu bukannya tak berbuat apa apa tapi berbuat sekuat tenaga dan terus berusaha, berdoa tanpa lelah, tetapi selalu mengingat kuasaNya bahwa kita harus menerima segala sesuatu yang diinginkanNya maka kita harus terima. Lanjuut... Masih mau protes??? Kenapa belum punya debay? Si A : yang amburadul hidupnya bisa hamil? Gak jelas kehidupannya, tak jelas pekerjaannya, tak ada ikatan pernikahan, Tapi kenapa dia bisa hamil? Ya karena ada yang memasukkan sperma... Allah memberikan nyawa pada jabang bayi, mempercayakan dia kepada sang bunda, dan... All...

Pilar Gemar Rapi Bag. 2 - End

Tak terasa pekan demi pekan sudah terlewati dan materi demi materi tentang gemar rapi juga terus berjalan. Pekan ini jadwal bahasanya melanjutkan tentang 4 Pilar bagian kedua dalam gemar rapi yaitu 5.     Menyesuaikan kondisi individu (personalized) Suami saya saat bersih bersih cenderung membuang segalanya yang “dianggap” tidak diperlukan, namun setelah seringnya kita berkomunikasi dia akan meminta izin terlebih dahulu sebelum membuang segala sesuatu yang bukan miliknya, dan memilah mana barang yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain mana yang bisa diberikan kepada tukang kebersihan juga mana barang yang tidak bisa dimanfaatkan oleh siapapun. Rupanya hal ini cocok dengan pilar ke 5 dalam gemar rapi yaitu individu atau personalized . Pilar ke lima ini bisa kami sepakati dengan baik bersama kedua belah pihak. 6.     RASA (Hygge) sebagai prinsip (principles) RASA adalah prinsip metode gemar rapi yang berupa singkatan dari ·    ...