Langsung ke konten utama

We Are the Tailor

 Berdua di Malam hari diatas kasur tanpa ranjang itu sesuatu
Kasur yang melepas penat dan sekaligus salah satu saksi kami memintal kapas menjadikannya benang dan merajutnya.
Menjadikannya sebuah lembaran kain, memotongnya sesuai pola dan memulai menjahitnya
Memasang aneka asesoris dari resleting sampai ke kancing
Menjadikannya pakaian yang layak untuk dipakai seseorang
Itulah cara kami sedikit demi sedikit menggapai mimpi...
Merefleksikan usaha usaha yang telah kami lakukan sebelumnya...
Dan menyisihkan sesuatu yang kurang kami butuhkan (untuk dijadikan pemanis)
Dialah suami saya... Yang sangat memahami tentang semua yang aku lakukan... Selalu berusaha membesarkan hati saat aku kecewa atas kinerjaku...
Dan... Memang Tuhan lah sebaik-baiknya Arsitek di dunia ini...
Dia lah satu-satunya orang yang mengetahui proses menuju sukses ku...
Dan orang lain hanya melihat hasilnya

Terimakasih ... Kau adalah AnugerahNya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilarang Mengeluh....

Kenapa koq belum punya debay? Sama dengan ditanya Kenapa belum mati? Hehee kata kata yang sering saya ucapkan kalo ditanya seperti itu.... "Ndang gawekno anak to om imam iku ben seneng" Udah kayak kue aja ya di buat... Beli bahan, di olah dan jadi kue... Tapi sebenarnya jawaban saya adalah.... "Ben gusti Allah sing ngatur sak kabeh ane urip, menungso gur iso ndungo lang pasrah" Stop... Pasrah itu bukannya tak berbuat apa apa tapi berbuat sekuat tenaga dan terus berusaha, berdoa tanpa lelah, tetapi selalu mengingat kuasaNya bahwa kita harus menerima segala sesuatu yang diinginkanNya maka kita harus terima. Lanjuut... Masih mau protes??? Kenapa belum punya debay? Si A : yang amburadul hidupnya bisa hamil? Gak jelas kehidupannya, tak jelas pekerjaannya, tak ada ikatan pernikahan, Tapi kenapa dia bisa hamil? Ya karena ada yang memasukkan sperma... Allah memberikan nyawa pada jabang bayi, mempercayakan dia kepada sang bunda, dan... All...

Pilar Gemar Rapi Bag. 2 - End

Tak terasa pekan demi pekan sudah terlewati dan materi demi materi tentang gemar rapi juga terus berjalan. Pekan ini jadwal bahasanya melanjutkan tentang 4 Pilar bagian kedua dalam gemar rapi yaitu 5.     Menyesuaikan kondisi individu (personalized) Suami saya saat bersih bersih cenderung membuang segalanya yang “dianggap” tidak diperlukan, namun setelah seringnya kita berkomunikasi dia akan meminta izin terlebih dahulu sebelum membuang segala sesuatu yang bukan miliknya, dan memilah mana barang yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain mana yang bisa diberikan kepada tukang kebersihan juga mana barang yang tidak bisa dimanfaatkan oleh siapapun. Rupanya hal ini cocok dengan pilar ke 5 dalam gemar rapi yaitu individu atau personalized . Pilar ke lima ini bisa kami sepakati dengan baik bersama kedua belah pihak. 6.     RASA (Hygge) sebagai prinsip (principles) RASA adalah prinsip metode gemar rapi yang berupa singkatan dari ·    ...