Langsung ke konten utama

tempat yang seHARUSnya

Hari ini saya kembali seperti biasa
bangun pagi, masak dan menyiapkan keperluan suami
Hari ini saya terasa hidup kembali...
setelah sakit beberapa hari
dan tak menyentuh urusan dapur...
kasian melihat suamiku... 
tak pernah sarapan waktu itu
tapi hari ini...
tak kubiarkan suami ku berangkat dengan perut kosong...


simple way...
suamiku gag suka makanan aneh" hahhha
padahal aku suka banget explore di atas kompor...
suamiku gag suka neko"
padahal aku suka benget makanan aneh"
(cat: asal masih indonesia)
tapi itulah kami... 
banyak sekali perbedaan tapi... itu yang membuat indah


simple menu
Sarapan:
Nasi putih
Telur dadar
Tahu goreng
+
Jus Jambu (ini Fav Kami)


Makan siang nya (bontotan suami)
Nasi putih
Telur Dadar (ini gag boleh gag ada) 
Tahu Tempe Goreng
Sambel Kecap
Sayur Sop

Jus Jambu lagi...


kembali seperti semula
berada di tempat seharusnya...


Semoga Allah selalu memberiku kesehatan...
Agar selalu bisa berada di tempat ku seharusnya
Amien

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilarang Mengeluh....

Kenapa koq belum punya debay? Sama dengan ditanya Kenapa belum mati? Hehee kata kata yang sering saya ucapkan kalo ditanya seperti itu.... "Ndang gawekno anak to om imam iku ben seneng" Udah kayak kue aja ya di buat... Beli bahan, di olah dan jadi kue... Tapi sebenarnya jawaban saya adalah.... "Ben gusti Allah sing ngatur sak kabeh ane urip, menungso gur iso ndungo lang pasrah" Stop... Pasrah itu bukannya tak berbuat apa apa tapi berbuat sekuat tenaga dan terus berusaha, berdoa tanpa lelah, tetapi selalu mengingat kuasaNya bahwa kita harus menerima segala sesuatu yang diinginkanNya maka kita harus terima. Lanjuut... Masih mau protes??? Kenapa belum punya debay? Si A : yang amburadul hidupnya bisa hamil? Gak jelas kehidupannya, tak jelas pekerjaannya, tak ada ikatan pernikahan, Tapi kenapa dia bisa hamil? Ya karena ada yang memasukkan sperma... Allah memberikan nyawa pada jabang bayi, mempercayakan dia kepada sang bunda, dan... All...

Pilar Gemar Rapi Bag. 2 - End

Tak terasa pekan demi pekan sudah terlewati dan materi demi materi tentang gemar rapi juga terus berjalan. Pekan ini jadwal bahasanya melanjutkan tentang 4 Pilar bagian kedua dalam gemar rapi yaitu 5.     Menyesuaikan kondisi individu (personalized) Suami saya saat bersih bersih cenderung membuang segalanya yang “dianggap” tidak diperlukan, namun setelah seringnya kita berkomunikasi dia akan meminta izin terlebih dahulu sebelum membuang segala sesuatu yang bukan miliknya, dan memilah mana barang yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain mana yang bisa diberikan kepada tukang kebersihan juga mana barang yang tidak bisa dimanfaatkan oleh siapapun. Rupanya hal ini cocok dengan pilar ke 5 dalam gemar rapi yaitu individu atau personalized . Pilar ke lima ini bisa kami sepakati dengan baik bersama kedua belah pihak. 6.     RASA (Hygge) sebagai prinsip (principles) RASA adalah prinsip metode gemar rapi yang berupa singkatan dari ·    ...