Langsung ke konten utama

Perjalanan

Mungkin tak semua orang bisa merasakan keberuntungan...
Meskipun pula suamiku itu mengatakan bahwa tak ada keberuntungan di dunia ini, yang ada adalah sebuah hasil dari pekerjaan yang telah kita atau para wali yang mendahului kita ... tapi entah kenapa ditengah hingar bingar perencanaan tanggal 2 des ini... aku selalu merasa bahwa aku adalah wanita yang paling beruntung menemukan lelaki sepertinya...
Diantara suka duka, senang sedih, sehat sakit, gurauan dan bahkan amarah yang sering terselip diantara kita, tetap saja terkalahkan oleh cinta kasih yang lebih besar dari pada amarah yang sempat mampir.
Tak mudah bagi kami melewati setahun pertama perjalanan cinta kami,
Kami, dulu tak saling mengenal, dipertemukan olehNya lewat sebuah surat elektrik...
Tanpa melewati proses pacaran,,, kami... memantapkan diri untuk menikah, atas restu orang tua... 2 minggu persiapan singkat untuk sebuah pernikahan, kami lalui dengan penuh kerikil2... tak menyurutkan langkah kami,,,
Dan... setelah menikah, kami memilih untuk benar2 memulai hariq baru, kami menyewa sebuah rumah di sebuah desa yang jauh dari hingar bingar kota, bahkan sering juga menjauhkan kami dari jangkauan internet...
Kerikil demi kerikil sering ku lalui dengan berteman amarah,,, tapi... dengan penuh cinta dia selalu memelukku... tak jarang kita berselisih, sering kali tak sejalan tapi... dia selalu memelukku...
Kini setelah setahun perjalanan cinta kita... setelah kita banyak belajar tentang arti kehidupan... aku belajar untuk lebih dewasa... belajar untuk rumah tangga kita... setelah kita melewati semuanya... aku semakin mencintainya... aku semakin mengidolakannya...
Sang Idola... Bojoku tersayang... for The Red Devil of Citizen
Catatan di Malam 23 Nopember

Just wanna be mom'spreuner @home
www.dapurbulan.com
www.trizqia.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Im a Wife

Hari ini saya bangun kesiangan... karena semalam ashma kambuh,,,, dan skit semua... bangun pagi dengan hidung tersumbat dan kepala berat... dan... Suami bilang gag berangkat kerja karena aku sakit.... APA???  berbegaslah aku bangun... menguatkan diri... karena semangat ku adalah semangat sang suami pujaan hati... Siapin seragam kerja.. dan menemani dengan sekuat tenaga sampai akhirnya suami berangkat..  Karena saya adalah istri yang harus membuatnya tegak berdiri... Dan... setelah itu... saya pun merebahkan kepala yang terasa sangat berat ini.,.. dengan mengirim sms semangat untuk sang suami...  Siang ini saat " bojoku" (panggilan sayangku) istirahat di pabriknya,... bojoku menelponku dan menanyakan ini itu... sambil meler dan gebres" karena flu ini... hahhaha dan.. aku pun menulis blog ini setelah telponnya di tutup... Suami ku semangat ya... karena Allah telah mempercakan kita sebagi jendela rizki bagi mereka... jadi SEMANGAT... ingat juga kare...

X Factor

Maraknya peredaran berita yang bisa dikatakan tanpa pemilihan ... Tawuran, baku tembak, kekerasan,,, acara-acara yang dulu sering kami diskusikan di ruangan persegi dengan dosen kami... "Sekedar diskusi" tidak, kami sudah sering melayangkan segala apresiasi kami untuk berbagai acara-acara yang menurut kami tidak layak untuk ditampilkan. Entahlah apakah dosen-dosen kami yang perduli akan perkembangan generasi-generasi itu masih saja meneruskan nya... Entahlah... Tak perlu saling menyalahkan, orang tua, sekolah, pemerintah, dan televisi, media-media yang lainnya seharusnya saling bergandengan, saling memeluk demi dunia kita... Ehmmm mulai alay deh saya... Selalu ada faktor "x" yang tak bisa dijelaskan... Atas alasan apapun itu... Mulai melantur dan tak jelas yang dibicarakan ... Yang jelas yang saya pahami... Atas apa yang terjadi pada setiap manusia dan pada seluruh jagad raya... Selalu Ada Cinta Kasih Allah di dalamnya... Atas terselamatkannya balit...

Keluarga Multimedia

Tahun berganti tahun kemajuan teknologi semakin berkembang pesat, dan untuk itu tidak ada salahnya jika kita mengikuti perkembangannya, agar kita bisa menghadapi kecanggihan kecanggihan yang telah berubah. Selain mental, kita harus mempersiapkan diri dalam perubahan era digital seperti ini.Salah satu caranya adalah upgrade ilmu dan perkembangan teknologi, luangkan waktu 15 menit perhari untuk menelusuri aplikasi, web atau apapun yang baru bagi kita dan pelajarilah. Kenapa 15 menit? karena jika lebih dari itu kita akan tenggelam dan kecanggihannya, karena teknologi begitu mengagumkan dan membuat kita sejenak lupa akan dunia, terlalu banyak "aha" moment yang mampu menjadikan kita terlena.  Lebih dari 14 Bulan saya mengikuti perkuliahan online di dalam IIP, Institut Ibu Profesional dimana disana kita dibersamai oleh para fasilitator untuk menggapai suatu tahta "IBU" yang tidak lah mudah namun bukan suatu hal yang tak  bisa kita gapai, memperlajari segala ke"ibu...