Langsung ke konten utama

Yes We Are

Ditengah kehebohan Gangnham Style dan feNOAHmenal kami heboh sendiri...
Mengenang suatu awal yang menjadikan kami seperti sekarang ini...
"Pertemuan Pertama"
Sms yang aku terima di jam yang sama seperti tahun lalu... Jam yang sama saat aku melihatnya berkunjung kerumah dengan sweater hitam putih dan celana jeans... Sedang aku masih memakai apron dan memegang spatula saat itu...
‎​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ enggak banget deh gayaku waktu itu...
Dan entah kenapa sesiang sampe sore kemaren, selain perundingan lantai catur, dirumah kami (ibu dan aku) membahas pertemuan pertama kami yang didampingi nenek dan ibu... ‎​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
Lucu banget deh...dengan oleh-oleh 1kg kopi sidikalang asli Medan yang rasanya selangit itu sudah ada ditangan saat saya sudah ber"taubat" jadi semacam ada godaan yang begitu besaar untuk menyeduh dan meminumnya...
Pertemuan selama kurleb 4 jam itu menjadi titik dimana kami harus menentukan jam-jam berikutnya dan hari-hari berikutnya.
perbedaan ku dengan ibu tentang konsep pernikahan dan cinta, pendapat ibu tentang proses perkenalan, dan lain sebagainya yang kami bahas sampe sore hari dan dilanjutkan sampai beberapa hari selanjutnya. Yang sampai sekarang pun bojoku itu ndak tau... Dan biarkanlah dia ndak tau...
Dan sampai pada akhirnya di 2 minggu setelahnya lelakiku itu "memintaku" di depan kedua orangtuaku... Huhuhu so sweet
Beberapa minggu setelah itu dua keluarga bertemu dan berkenalan, acara yang sederhana yang dihadiri oleh saudara, tetangga dan sahabat,...
Dan setahun yang lalu adalah awal pertemuan kami...
Yang menjadikan kami menjadi sepasang kekasih sampai saat ini dan esok hari juga seterusnya...
آمِيّنْ... آمِيّنْ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ


Just Wanna be Mom'spreneur
www.trizqia.com
www.dapurbulan.com
085655082828

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilarang Mengeluh....

Kenapa koq belum punya debay? Sama dengan ditanya Kenapa belum mati? Hehee kata kata yang sering saya ucapkan kalo ditanya seperti itu.... "Ndang gawekno anak to om imam iku ben seneng" Udah kayak kue aja ya di buat... Beli bahan, di olah dan jadi kue... Tapi sebenarnya jawaban saya adalah.... "Ben gusti Allah sing ngatur sak kabeh ane urip, menungso gur iso ndungo lang pasrah" Stop... Pasrah itu bukannya tak berbuat apa apa tapi berbuat sekuat tenaga dan terus berusaha, berdoa tanpa lelah, tetapi selalu mengingat kuasaNya bahwa kita harus menerima segala sesuatu yang diinginkanNya maka kita harus terima. Lanjuut... Masih mau protes??? Kenapa belum punya debay? Si A : yang amburadul hidupnya bisa hamil? Gak jelas kehidupannya, tak jelas pekerjaannya, tak ada ikatan pernikahan, Tapi kenapa dia bisa hamil? Ya karena ada yang memasukkan sperma... Allah memberikan nyawa pada jabang bayi, mempercayakan dia kepada sang bunda, dan... All...

Bahasa Arab

Pekan lalu saat bincang bincang dengan Mbak DK Wardani a.k.a mbak Dini menyampaikan bahwa kita bisa membersamai anak anak untuk belajar sesuai dengan passion nya, namun jangan lupa tentang pendidikan dasar yang harus juga diajarkan ke anak yaitu: 1. Kemampuan Berfikir Logis 2. Kemampuan Berkomunikasi 3. Al Quran & Bahas Arab 4. Olahraga 5. Survival (Dari FB Yuria Cleopatra) Salah satu cara memgenalkan Iman Islam Al Quran dan Bahasa Arab kepada anak anak dengan mengenalkan warna, anggota tubuh, dll nya dengan bahasa arab dengan membaca buku tentunya, karena saya tidak ada basic bahasa arab tapi inshaAllah demi anak anak Ibuk mau belajar, nanti nya juga inshaAllah ibu cari teman yang mau membersamai kalian juga dalam berbahasa arab. Apa yang bisa bantu Ibuk selama ini selain buku? Dia adalah google translate yang bisa  menteejemahkan aneka bahas dan sekalian bisa memberikan contoh pengucapannya, jadi aementara mas belajar sama Ibuk dulu ya dengan kata kata sederhana yang ...

Delayed Umbilical Cord

Pengalaman Pertama kami dengan kelahiran Anak Ke 3 ini Alhamdulillah salah satu cita cita melahirkan minim trauma terlewati benar benar minim trauma, semua karena doa dan latihan yang telah dijalani selama ini. Selamat datang hai No 5 di Kartu Keluarga pak Imam Syafii semoga menjadi anak Shaleh yang